Audi resmi meluncurkan mobil F1 debutnya, R26, pada 20 Januari 2026 di Berlin. Mobil ini akan tampil dengan dominasi warna perak, dipadukan dengan penutup mesin hitam dan aksen merah di bawah. Logo sponsor utama, Revolut, terlihat mencolok di sisi mobil.

Mattia Binotto, Kepala Audi F1, menyatakan proyek debut ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari manajemen Audi. Ia menekankan bahwa sejak awal, Audi benar-benar memberikan sumber daya dan komitmen untuk mewujudkan tim pabrikan F1 yang kompetitif. Menurut Binotto, hal ini membuat setiap tantangan dalam pengembangan mobil dapat diatasi lebih mudah.
Debut R26 juga menjadi langkah penting Audi setelah mengakuisisi Sauber. Merek Jerman ini kini memiliki kendali penuh atas fasilitas di Hinwil dan integrasi dengan pusat powertrain Neuburg, sehingga seluruh proses pengembangan sasis dan mesin bisa lebih terkoordinasi.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tantangan Aturan Baru F1 2026
Audi menghadapi tantangan besar karena debut R26 bertepatan dengan regulasi baru F1 2026. Aturan ini menekankan pembagian energi hampir 50:50 antara mesin pembakaran internal dan sistem listrik. Selain itu, sasis mobil dibuat lebih ringan dan lebih kecil dibanding generasi sebelumnya.
James Key, Direktur Teknis Audi, menyebut perubahan aturan ini menjadi “perjalanan penemuan” bagi tim. Semua tim harus belajar tentang performa ban, alur aerodinamika, dan pengelolaan energi di trek. Untuk Audi, data lap akan menjadi sangat penting untuk menyelaraskan kinerja mesin dan sistem listrik di Neuburg.
Meski menghadapi regulasi baru, Audi yakin dapat memanfaatkan pengalaman Sauber dalam pengembangan mobil dan simulasi. Semua latihan virtual dan dyno sebelumnya menjadi fondasi, tetapi data langsung dari trek tetap menjadi kunci untuk menentukan keandalan dan performa mobil menjelang balapan.
Baca Juga: Liverpool Resmi Rekrut Legenda North Carolina Courage, Denise O’Sullivan
Pramusim dan Persiapan Lapangan

Audi akan mengikuti tes pramusim pertama di Barcelona pada 26-30 Januari 2026. Tim akan fokus pada mengumpulkan data sebanyak mungkin, memeriksa keandalan, dan memahami perilaku mobil di trek nyata. Tes ini menjadi langkah krusial untuk menyesuaikan setup sebelum balapan pertama di Melbourne.
Setelah Barcelona, tim akan melanjutkan pramusim tambahan di Bahrain pada 11-13 Februari dan 18-20 Februari. Latihan ini akan memberikan kesempatan bagi Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto untuk menyesuaikan diri dengan mobil dan aturan baru. Fokus utama tim tetap pada mengumpulkan informasi lap, mengoptimalkan strategi energi, dan memastikan mobil bisa menyelesaikan balapan.
Binotto dan Key menekankan bahwa fokus awal bukan performa maksimal, melainkan keandalan dan pengumpulan data. Semua hasil dari tes ini akan menjadi dasar untuk pengembangan R26 lebih lanjut, baik dari sisi aerodinamika maupun sistem powertrain hybrid yang baru.
Driver dan Harapan Audi di Musim Pertama
Audi menurunkan Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto sebagai pembalap utama R26. Hulkenberg memiliki pengalaman panjang di F1 dan diharapkan bisa memberikan masukan teknis berharga, sementara Bortoleto membawa semangat muda dan energi untuk adaptasi dengan regulasi baru.
Musim pertama Audi diharapkan menjadi periode pembelajaran. Fokus mereka adalah keandalan mobil, pemahaman energi listrik dan mesin pembakaran, serta adaptasi dengan sasis yang lebih ringan. Meskipun target kemenangan langsung sulit, rencana lima tahun Audi tetap ambisius.
Dengan integrasi fasilitas Hinwil dan Neuburg, dukungan manajemen penuh, serta livery baru yang mencolok, Audi bertekad untuk menjadi tim yang kompetitif dalam jangka panjang. Debut R26 menandai langkah awal mereka untuk menantang tim-tim mapan seperti Mercedes, Ferrari, dan Red Bull di F1 2026. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita sport global menarik lainnya di sportsromaniaro.com.
