Pertandingan antara Oklahoma City Thunder dan Denver Nuggets pada Jumat (27/2) menjadi sorotan karena keributan antara Luguentz Dort dan Nikola Jokic. Dalam wawancara terbaru, pemain asal Kanada ini akhirnya mengakui kesalahannya. Ia merasa tindakannya memicu perkelahian yang seharusnya bisa dihindari.
Dort menjelaskan bahwa pertandingan berlangsung sangat sengit dengan adu fisik tinggi. “Itu kontak fisik yang tidak perlu dan seharusnya saya tidak melakukannya. Saya yang paling dirugikan karena dikeluarkan dari pertandingan,” ujar Dort. Ia menegaskan bahwa niatnya adalah bersaing, bukan memicu konflik.
Pemain Thunder ini menambahkan bahwa dalam setiap pertemuan dengan Nuggets selalu ada tensi tinggi. Namun ia menyesali pelanggaran terhadap Jokic karena hal itu melewati batas aturan. Kesadaran ini menunjukkan sikap profesional meski sempat terjebak emosi di lapangan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kronologi Insiden di Kuarter Keempat
Keributan memuncak di kuarter keempat ketika Dort membuat Jokic terjatuh di tengah lapangan. Reaksi Jokic langsung memicu gesekan yang membuat kedua pemain harus dipisahkan. Suasana menjadi semakin panas saat pemain Thunder lainnya, Jaylin Williams, ikut membela Dort dan terlibat tarik menarik jersey.
Wasit memberikan hukuman tegas. Dort langsung dikeluarkan dari pertandingan, sementara Jokic dan Williams mendapatkan technical foul. Insiden ini menjadi titik balik pertandingan yang menegangkan. Meski begitu, Thunder tetap berhasil menang 127-121 melalui tambahan waktu.
Para penggemar dan media ramai membahas momen tersebut. Banyak yang memuji kesigapan wasit dalam mengendalikan situasi, sekaligus menyoroti bagaimana rivalitas ketat antara Thunder dan Nuggets selalu menghadirkan drama di lapangan.
Baca Juga: MotoGP 2026: Pedro Acosta Memimpin Klasemen, Marco Bezzecchi Beri Tekanan
Performa Individu Meski dalam Tekanan
Sebelum dikeluarkan, Dort bermain selama 28 menit. Ia mencetak 8 poin dari 3/7 tembakan, 6 rebound, satu assist, dan satu steal. Meski insiden mengubah ritme permainan, kontribusinya tetap penting bagi kemenangan Thunder.
Di sisi lain, Jokic menunjukkan performa luar biasa. MVP NBA tiga kali itu membukukan triple-double dengan 23 poin, 17 rebound, dan 14 assist. Ia bermain selama 44 menit dengan 9/25 tembakan. Statistik ini menegaskan kualitas tinggi pemain yang menjadi target pertahanan Dort di lapangan.
Dort menegaskan bahwa gaya bermainnya memang mengandalkan fisik. “Saya jelas bermain keras. Kadang orang berpikir itu berlebihan, tapi masih dalam aturan. Itu bagian dari tugas saya menjaga pemain terbaik lawan setiap pertandingan,” kata Dort.
Rivalitas Thunder vs Nuggets Terus Panas
Kemenangan ini membuat Thunder memimpin 2-0 atas Nuggets pada musim ini. Pertemuan pertama pada 2 Februari 2026 berakhir 121-111 untuk Thunder, menambah tekanan bagi Nuggets di pertemuan kedua. Kedua tim dijadwalkan bertemu lagi pada 10 Maret dan 11 April mendatang. Rivalitas yang ketat ini dipastikan akan terus menyuguhkan pertandingan penuh tensi tinggi, fisik, dan strategi.
Meskipun ada insiden keributan, Dort menekankan pentingnya menjaga profesionalisme. Ia bertekad belajar dari kesalahan agar dapat tetap bersaing secara maksimal di laga-laga berikutnya. Thunder kini siap menghadapi pertemuan selanjutnya dengan motivasi tinggi dan fokus penuh. Nantikan terus kabar terbaru seputar olahraga menarik lainnya hanya di sportsromaniaro.com.
